Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Maret 2011

Gateway warnet menggunakan ClearOS


Sekarang ini kebanyakan gateway dari warnet menggunakan mikrotik. Disini saya akan menggunakan sebuah distro linux yang bisa digunakan sebagai gateway dari warnet, yaitu ClearOS. Untuk info mengenai ClearOS ini, Klik disini
Menurut penjelasin di homepage dari ClearOS ini, distro ini selain dapat di gunakan untuk gateway, dapat pula dijadikan Server ^^, dibawah ini feature – feature yang ditawarkan ClearOS untuk menggunakan sebagai gateway :

* Antimalware – Antivirus, Antiphishing, Antispyware
* Antispam
* Bandwidth Management
* Intrusion Protection, Intrusion Prevention, Intrusion Detection
* Protocol Filtering including Peer-to-Peer Detection
* Content Filter
* Web Proxy
* Access Control

selain fitur – fitur diatas, beberapa hal yang saya temukan mengenai Distro ini adalah :
remote gateway dari client menggunakan web browser.
1.tampilan konfigurasi di PC yang kita gunakan sebagai gateway sama dengan tampilan di web browser ketika kita me-remote dari client, tidak hanya layar hitam (konsole).
2.Installasi dan konfigurasi yang menurut saya jauh lebih mudah dan cepat.
3.Web proxy, dengan ini koneksi di warnet anda akan terasa cepat, karena page dari website di cache di server.
4.Dan terakhir yang paling saya suka, Gratiss,. :D

untuk membuat gateway ini tentunya dibutuhkan PC yang akan di install ClearOS ini. Spek PC yang akan saya gunakan adalah :
prosessor P4 2.4Ghz
mobo Amptron (typenya lupa :D )
Ram DDR2 2GB
HDD 80GB Seagate
2 Lan Card, untuk eth0 dan eth1.

Setelah persiapan Ok, sekarang langsung saja ke proses installasi dari ClearOS ini :
pertama atur agar first Boot dari PC ini adalah CD/DVD-Rom, setelah di atur dan CD ClearOS dapat berjalan, maka tampilanya pertamanya adalah seperti dibawah ini :

yang harus kita lakukan, cukup tekan enter saja. Karena kita akan melakukan fresh install ke PC ini. Lalu tunggu hingga ke step selanjutnya.


disini disuruh memilih bahasa yang akan kita gunakan, tidak usah repot – repot mencari bahasa indonesia karena tidak ada :D , untuk itu kita pilih yang cukup aman saja, pilih English.


Selanjutnya disini kita memilih type keyboard yang digunakan, pilih type keyboard anda.

Selanjutnya disini ada pertanyaan dimana sumber installasi di disediakan, karena disini saya menggunakan CD-ROM jadi pilih Lokal CD-ROM.

Disini kita disuruh memilih apakah akan melakukan Install atau upgrade. Bila anda baru mau menginstall ClearOS ini maka pilih Install, sedangkan bila sudah ada ClearOS dan anda ingin melakukan Upgrade pilihlah Upgrade.

Selanjutnya, disini kita diberi peringatan bahwa semua isi dari harddisk akan di hapus, dan bila anda telah yakin maka ketik ClearOS pada kotak yang disediakan.

Selanjutnya, disini kita di haruskan memilih mode apa yang akan kita gunakan. Jadi seperti yang telah dijelaskan sebelumnya ClearOS memiliki 2 mode yaitu
1.Gateway Mode ; yang digunakan untuk gateway.
2.Standalone Mode : yang digunakan untuk server.
Jadi untuk kali ini yang kita pilih adalah Gateway Mode.

Selanjutnya, kita memilih jenis koneksi internet yang digunakan. Disini saya memilih Ethernet.

Selanjutnya, disini kita memilih apakah IP address nya menggunakan konfigurasi DHCP atau manual, disini saya memilih manual.

Pertama saya akan jelaskan terlebih dahulu, untuk membuat gateway ini kita akan menggunakan dua buah NIC yaitu :
1.NIC yang pertama untuk menyambungkan antara gateway dengan modem. (eth0)
2.NIC yang kedua untuk menyambungkan antara gateway dengan jaringan Lokal. (eth1)
sehingga akan ada dua buah IP yang terdapat dalam gateway ini, dan juga ada dua buah subnetwork yang berbeda misalnya 192.168.1.XX untuk eth0 dan misalnya 192.168.0.XX untuk eth1. Ilustrasinya dapat dilihat dibawah ini.

Nah sekarang kembali ke proses installasi tadi, disini kita memasukan IP address untuk NIC yang pertama (eth0). Jadi konfigurasinya adalah :

IP address : 192.168.1.2 / 255.255.255.0
gateway ; 192.168.1.1 (merupakan IP dari Modem)
Name Server : 202.134.0.155 (merupakan DNS dari Speedy)

selanjutnya disini kita memasukan IP address untuk NIC yang kedua (eth1).

Selanjutnya disini masukan password untuk system / root dari ClearOS ini. Dan jangan lupa di verify, password inilah yang akan digunakan untuk melakukan login ke system ClearOS dan juga melakukan remote dari Client.


Selanjutnya, disini adalah untuk memilih schema dari partisi clearOS ini. Disini saya memilih Use Default. Untuk memilih konfigurasi default dari ClearOS, namun bila anda berkeinginan untuk mengatur konfigurasi partisi sendiri untuk ClearOS ini anda bisa memilih I will do my own partitioning.

Selanjutnya, disini kita akan memilih module – module standard yang akan di install di ClearOS ini, disini saya akan mengaktifkan Graphical Console, Antimalware, Antispam, Bandwidth manager, Intrusion Protection, Protocol Filter.

Selanjutnya, disini kita akan memilih module – module tambahan yang akan di install di ClearOS ini, disini saya akan mengaktifkan Web Proxy, Content Filter, Windows Networking, dan Web Server.

Disini ada peringatan terakhir apakah semua setting yang tadi anda masukan telah benar, bila ya, pilih done. Selanjutnya anda mengambil secangkir kopi dan cemilannya untuk menunggu proses installasinya selesai, (yang ini Optional lho :D )

Proses Installasinya

setelah ada pesan seperti dibawah ini, maka installasi selesai, lalu reboot PC.

selamat, anda telah berhasil menginstall Gateway warnet. sampai ketemu di artikel selanjutnya yang merupakan kelanjutan dari artikel ini mengenai konfigurasi dari ClearOS ini.

Clear OS


ClearOS adalah sebuah Distro Linux yang “sudah jadi” atau bisa di bilang sudah di kostumasi khusus untuk keperluan server,dengan fitur yang powerfull dan konfigurasi yang cukup mudah.saya sendiri cukup tertarik membuat artikel tentang ClearOS ini pasal nya setelah di pelajari cukup mudah membuat sebuah server dengan berbagai fitur yang di berikan ClearOS ini.jika ada keperluan untuk warnet,warnet game online,kantor atau perusahaan bisa beralih menggunakan ClearOs ini.dengan kernel berbasis Red Hat 5 Enterprise membuat ClearOS memiliki source base yang handal dan stabil untuk di applikasikan sebagai server.



Berikut Fitur yang ada pada ClearOS :

Directory Features

* integrated LDAP for user dan group management
* User Security Certificate Manager

Network Features

* Multi-WAN
* VPN-PPTP, IPsec, OpenVPN
* DMZ and 1 to 1 NAT
* Statefull Firewall
* Local DHCP and DNS Servers

Gateway Features

* Antimalware – Antivirus, AntiPhising, Anti Spyware, Anti Spam
* Bandwitdh Management
* Intrusion Protection, Intrusion Prevention, Intrusion Detection
* Protocol Filtering including Peer to Peer Detection
* Content Filter
* WebProxy
* Access Control

Server Features

* Windows Networking with PDC Support
* File and Print Services
* FlexShares
* Groupware With Outlook Connector
* Mail Server – POP, IMAP, SMTP, Webmail, Retrival
* Mail Filtering – AntiSpam, Anti Malware, Greylisting, Quarantine
* Mail Archiving
* Database With MySQL
* Web Server With PHP Support

Dari fitur-fitur di atas terlihat bahwa ClearOS memang mempunyai fitur khusus untuk keperluan server,jika ada yang ingin mendownload ClearOS terbaru adalah versi 5.12 bisa pada link :

ClearFoundation Download Center

Mirror TelkomSpeedy.com

Mirror UGM

jika ada yang ingin sekali belajar dan mengenal tentang ClearOS bisa di download Tutorial nya dari Forum TelkomSpeedy.com dengan link:

Download Tutorial

sekian dari saya semoga berkenan tulisan saya kali ini.terima kasih juga untuk telkomspeedy dan andi micro yang sudah share tentang ClearOS ini,semoga bermanfaat!

Jumat, 05 November 2010

Keamanan Jaringan



Keamanan jaringan itu di gunakan untuk menjaga agar resource digunakan dengan semestinya oleh pemakai yang berhak mengunakannya.
Pemakaian alat yang termasuk program dapat menyebabkan kerusakan baik disengaja atau tidak. Pembatasan pemakaian bukan untuk mempersulit tetapi supaya efisien dan tidak merusak.

Proteksi:

* authentication: pemakai harus dapat membuktikan dirinya. Contoh: user dan password. Dalam jaringan UNPAR ditambahkan sumber akses (komputer yang digunakan) dengan asumsi bahwa pada satu saat satu orang hanya dapat/boleh bekerja dengan satu komputer yang sama.
* gateway: gerbang masuk menuju sistem dengan firewall
* attack: serangan terhadap sistem.
* authorization: pemakai diperbolehkan menggunakan pelayanan dan resource sesuai dengan haknya.
* monitoring: pengawasan terhadap jaringan
* Komunikasi terenkripsi: menggunakan enkripsi agar data tak dapat diintip

Langkah Pengamanan Dasar Jaringan :

1. Ubahlah Sistem ID (Identitas)
Biasanya suatu layanan nirkabel dilengkapi dengan suatu standart pengamanan identitas atau yang sering disebut SSID (Service Set Identifier) or ESSID (Extended Service Set Identifier). Sangat mudah bagi seorang hacker untuk mencari tahu identitas default dari suatu layanan atau jaringan, jadi sebaiknya Anda segera mengubahnya menjadi suatu identitas yang unik, yang tidak mudah ditebak orang lain.

2. Mematikan identitas pemancar
Dengan mengumumkan kepada umum bahwa Anda memiliki suatu jaringan nirkabel akan membuat para hacker penasaran untuk membobol jaringan nirkabel Anda. Mempunyai suatu jaringan nirkabel bukan berarti harus memberitahukannya kepada semua orang. Periksalah secara manual perangkat keras yang Anda pakai untuk jaringan nirkabel tersebut, dan pelajarilah bagaimana cara mematikannya.

3. Sediakanlah enkripsi
WEP (Wired Equivalent Privacy) and WPA (Wi-Fi Protected Access) dapat meng-enkripsi data Anda sehingga hanya penerima saja yang diharapkan dapat membaca data tersebut. WEP (Wired Equivalent Privacy) mempunyai banyak kelemahan yang membuatnya mudah disusupi. Kunci 128-bit hanya mempunyai tingkat pencapaian yang relatif rendah tanpa peningkatan keamanan yang signifikan, sedangkan untuk 40-bit atau 64-bit pada beberapa perlengkapan lainnya, mempunyai enkripsi yang sama baiknya. Dengan cara pengamanan yang standart saja pastilah tetap akan mudah bagi hacker untuk menyusup, namun dengan cara enkripsi ini pastilah akan membuat jaringan Anda lebih aman dari hacker. Jika memungkinkan, ada baiknya untuk menggunakan enkripsi WPA (peralatan yang lebih tua dapat diupgrade terlebih dahulu agar compatible dengan WPA). WPA dapat sangat menjanjikan dalam menjamin keamanan jaringan nirkabel Anda, namun masih tetap dapat dikalahkan oleh serangan DOS (denial of services).

4. Membatasi dari penggunaan traffic yang tidak perlu

Banyak router jaringan kabel maupun nirkabel yang dilengkapi firewalls. Bukan bermaksud mengedepankan firewalls, namun firewalls telah membantu dalam pertahanan keamanan jaringan. Bacalah petunjuk manual dari perangkat keras Anda dan pelajarilah cara pengaturan konfigurasi router Anda, sehingga hanya traffic yang sudah seijin Anda saja yang dapat dijalankan.

5. Ubahlah ‘kata sandi’ default Administrator milik Anda
Hal ini baik untuk semua penggunaan perangkat keras maupun perangkat lunak. Kata sandi default sangat mudah disalahgunakan, terutama oleh para hacker. Oleh karena itu sebaiknya ubahlah kata sandi Anda, hindari penggunaan kata dari hal-hal pribadi Anda yang mudah diketahui orang, seperti nama belakang, tanggal lahir, dan sebagainya.

6. Kunci dan lindungilah komputer Anda
Hal ini merupakan cara pengamanan terakhir untuk komputer Anda. Gunakanlah firewall, perangkat lunak Anti Virus, Zone Alarm, dan lain sebagainya. Setidaknya setiap satu minggu perbaharuilah Anti Virus yang Anda pakai.

Gateway


Gateway yang menghubungkan sistem ke luar dapat menjadi gerbang ke dalam, sehingga ada resiko perusakan atau pencurian data oleh publik yang jauh lebih luas.

Firewall (dinding api) gateway yang menjaga keamanan sistem.

* Penyaringan packet: hanya paket dari dan ke host, tcp, udp tertentu yang boleh berkomunikasi. Program melakukan pemeriksaan dan penyaringan sehingga hanya pelayanan yang diketahui dan benar yang boleh lewat.
* Gateway aplikasi: pengiriman dan penerimaan mail gateway untuk mempermudah pemeriksaan dan mengurangi beban jaringan.

Attack

Password terbuka karena: pencurian, catatan yang tercecer, pengamatan (cara mengetik, mengintip paket)

Membelokkan akses: dengan mengganti ip, dns, atau route membelokkan akses ke server palsu untuk menjebak password.

Kesalahan program: tak ada gading yang tak retak Jangan menjalankan program yang tak diketahui. Penyebaran virus melalui email, java script, vb script. Membebani server dengan akses yang besar.

Batu loncatan: biasanya akses dari komputer yang terletak di intranet kurang dibatasi. Apabila akses ke komputer di intranet terbuka, maka pemakai internet dapat masuk ke dalam komputer di intranet, kemudian menggunakan komputer tersebut sebagai batu loncatan.

Monitoring

Mengetahui apa yang terjadi sebagai tindakan preventif dengan membaca catatan system.

UNIX: catatan biasanya disimpan dalam directory /var/log.
/var/log/messages Pesan-pesan dari sistem
/var/log/maillog Transaksi email (SMTP)
Komunikasi Terenkripsi

Komunikasi melalui jaringan publik memungkinkan adanya penyadap ikut mendengarkan percakapan.

Beberapa software:

* Secure Shell: pengganti telnet dengan enkripsi
* HTTPS: secure HTTP

Akibat enkripsi, data yang dipertukarkan lebih besar.

Kamis, 28 Oktober 2010

Pengenalan Jaringan Lan

Jaringan LAN ( Local Area Network )




Jaringan LAN adalah jenis jaringan dalam skala kecil tapi lebih besar jika dibandingkan dengan intranet. Jaringan ini dibuat dengan bermodalkan dua buah komputer pc saja, dan dengan menyediakan media implementasi jaringan yang dibutuhkan oleh jaringan ini diantaranya : Kabel Jaringan jenis UTP dan konektor jenis RJ45.
Pastinya komputer atau pc juga harus memiliki driver fast ethernet (LAN Card) yang cukup baik agar koneksi jaringanyang dihasilkannya pun juga baik.oke :)

Komponen dasar-dasar Lan

beberapa komponen dasar yang ada pada suatu perangkat Lan sebagai :
•Workstation
Workstation merupakan node atau host yang berupasistem komputer.
Sistem komputer dapat berupa PC atau dapat berupa suatu komputer
yang seperti sistem minicomputer, atau suatu mainframe.
Workstation bisa bekerja sendiri (stand-alone)bisa pula menggunakan
jaringan untuk bertukar data dengan workstation lain.
•Server
Perangkat keras (hardware)untuk melayani jaringan dan
workstation yang terhubung ke jaringan itu sendiri.Tapi ,pada umumnya sumber
daya (resources) seperti printer, disk, dan lain-lain yang hendak
digunakan bersama oleh para pemakai di workstation berada dan
bekerja pada server. Berdasarkan jenis pelayanannya dikenal disk server,
file server, print server, dan suatu server bisa mempunyai beberapa
fungsi pelayanan sekaligus.
•Link (hubungan)
Workstation dan server tidak bisa berfungsi apabila peralatan itu sendiri
secara fisik tidak terhubung. Hubungan dalam LAN dikenal sebagai
media transmisi yang umumnya berupa kabel. Ada juga beberapa contoh dari
link adalah:
1.Kabel Twisted Pair
•Kabel ini terbagi dua, yaitu Shielded Twisted Pair dan Unshielded Twisted
Pair(UTP)
•Lebih banyak dikenal karena merupakan kabel telpon
•Relatif murah
•Jarak yang pendek
•Mudah terpengaruh oleh gangguan
•Kecepatan data yang dapat didukung terbatas, 10-16 Mbps

2.Kabel Coaxial
•Umumnya digunakan pada televisi
•Jarak yang relatif lebih jauh
•Kecepatan pengiriman data lebih tinggi di banding Twisted Pair, 30 Mbps
•Harga yang relatif tidak mahal
•Ukurannya lebih besar dari Twisted Pair

3.Kabel Fiber Optic
•Jarak yang jauh
•Kecepatan data yang tinggi, 100 Mbps
•Ukuran yang relatif kecil
•Sulit dipengaruhi gangguan
•Harga yang relatif masih mahal
•Instalasi yang relatif sulit
Peralatan Pendukung LAN

a.Repeater
•Pada OSI, bekerja pada lapisan Physical
•Meneruskan dan memperkuat sinyal
•Banyak digunakan pada topologi Bus
•Penggunaannya mudah dan Harga yang relatif murah
•Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian
data secara broadcast
•Hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk
maka port-port yang lain harus menunggu.

b.Hub
•Bekerja pada lapisan Physical
•Meneruskan sinyal
•Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan
•Penggunaannya relatif mudah dan harga yang terjangkau
•Hanya memiliki satu buah domain collision

c.Bridge
•Bekerja di lapisan Data Link
•Telah menggunakan alamat-alamat untuk meneruskan data ke tujuannya
•Secara otomatis membuat tabel penterjemah untuk diterima masing2 port

d.Switch
•Bekerja di lapisan Data Link
•Setiap port didalam swith memiliki domain collision sendiri-sendiri
•Memiliki tabel penterjemah pusat yang memiliki daftar penterjemah untuk
semua port
•Memungkinkan transmisi secara full duflex (dua arah)

e.Router
•Router berfungsi menyaring atau memfilter lalu lintas data
•Menentukan dan memilih jalur alternatif yang akan dilalui oleh data
•Menghubungkan antar jaringan LAN, bahkan dengan WAN

Senin, 25 Oktober 2010

Pengertian Internet dan Intranet




Pengertian internet
Internet adalah suatu jaringan komputer yang satu dengan yang lain saling terhubung untuk keperluan komunikasi dan informasi. Sebuah komputer dalam satu jaringan internet dapat berada di mana saja atau bahkan di seluruh Indonesia. Sering juga internet diartikan sebagai jaringan komputer di seluruh dunia yang berisikan informasi dan sebagai sarana komunikasi data yang berupa suara, gambar, video dan juga teks. Informasi ini dibuat oleh penyelenggara atau pemilik jaringan komputer atau dibuat pemilik informasi yang menitipkan informasinya kepada penyedia layanan internet.


Pengertian intranet
Intarnet adalah jaringan komputer-komputer yang saling tersambung digunakan suatu sistem organisasi. Misalnya: jaringan komputer-komputer PT. Telkom seluruh Indonesia. Jadi dibilang “internet” khusus. Intranet berfungsi mengkomunikasikan komputer satu dengan yang lain, persis seperti internet tatapi layanannya terbatas, tidak seluas dan seberagam di internet.



Kegunaan internet
Bila kita melakukan akses di internet banyak sekali keuntungan yang dapat kita peroleh. Berikut beberapa kegunaan dari akses internet antara lain tercantum pada uraian di bawah ini:

Khususnya dalam dunia bisnis sarana informasi dan komunikasi internet juga digunakan sebagai media komunikasi promosi. Contoh: untuk image company, pengenalan dan pemasaran produk.
Dalam berbagai aktivitas bisnis dan administrasi pemerintahan, secara nyata sistem komunikasi menggunakan internet, ini terbukti dapat mengurangi biaya kertas dan biaya distribusi. Contoh: koran masuk ke dalam internet (online news), majalah, brosur dan juga jurnal.
Internet sudah semakin popular digunakan sebagai media komunikasi interaktif oleh berbagai pihak dalam bentuk: e-mail, dukungan pelanggan dengan “www”, video conferencing, internet relay chat, internet phone.
Pertukaran data dan informasi dengan sistem administrasi pemerintahan (e-goverment) atau sebagai resources discovery.
Untuk kebutuhan sistem perdagangan (e-commerce) internet sangat banyak digunakan yaitu perdagangan lewat bisnis dengan internet.
Internet juga semakin intensif dalam aktifitas perbankan, seperti untuk baking online yang memungkinkan nasabah bank melakukan transaksi secara online di depan komputer mereka (resourses sharing).

Pengertian Jaringan Wireless




Jarinagn Nirlakabel atau dikenal dengan nama Wireless, merupakan salah satu media transmisi yang menggunakan gelombang radio sebagai media transmisinya. Data-data digital yang dikirim melalui wireless akan dimodulasikan ke dalam gelombang elektromagnetik tersebut. Teknologi wireless jarak jauh, sangat berpotensi untuk diterapkan pada daerah pedesaan/pedalaman. Ciri utama dari teknologi jenis ini adalah biaya pembangunannya yang rendah, kemudahan pambangunan, dan kemampuannya untuk menjangkau wilayah geografis yang luas.

Wireless Fidelity (Wi-Fi) adalah nama yang diberikan oleh Wi-Fi Alliance untuk mendeskripsikan produk wireless local area network (WLAN) yang berdasarkan standar Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11. Tidak seperti jaringan kabel, jaringan wireless memiliki dua mode yang dapat digunakan : infastruktur dan Ad-Hoc. Konfigurasi infrastruktur adalah komunikasi antar masing-masing PC melalui sebuah access point pada WLAN atau LAN. Komunikasi Ad-Hoc adalah komunikasi secara langsung antara masing-masing komputer dengan menggunakan piranti wireless. Penggunaan kedua mode ini tergantung dari kebutuhan untuk berbagi data atau kebutuhan yang lain dengan jaringan berkabel.

Uniknya, Sinyal pada media transmisi wireless ini terputus-putus (intermittence) yang disebabkan oleh adanya benda antara pengirim dan penerima sehingga sinyal terhalang dan tidak sampai pada penerima (gejala ini sangat terasa pada komunikasi wireless dengan IR). Media transmisi wireless mengalami gejala yang disebut multipath (propagasi radio dari pengirim ke penerima melalui banyak jalur yang LoS dan yang tidak LOS/NLoS). Sinyal pada media radio sangat komplek untuk dipresentasikan kerena sinyalnya menggunakan bilangan imajiner, memiliki pola radiasi dan memiliki polarisasi(menyebar). Wireless Bersifat broadcast karena pola radiasinya yang memancar ke segala arah, sehingga semua terminal dapat menerima sinyal dari pengirim.

Media transmisi wireless memiliki keunggulan dan kelemahan, diantaranya sebagai berikut. Adapun keunggulan dari media transmisi wireless :

* Biaya pemeliharannya murah (hanya mencakup stasiun sel bukan seperti pada jaringan kabel yang mencakup keseluruhan kabel).
* Infrastrukturnya berdimensi kecil, pembangunannya cepat, mudah dikembangkan (misalnya dengan konsep mikrosel dan teknik frequency reuse).
* Mudah & murah untuk direlokasi dan mendukung portabelitas.
* Koneksi Internet akses 24 jam, aksesnya yang cepat, dan bebas pulsa telpon.

Sedangkan kelemahan yang terletak pada media transmisi wireless :

* Biaya peralatan mahal (kelemahan ini dapat dihilangkan dengan mengembangkan dan memproduksi teknologi komponen elektronika sehingga dapat menekan biaya jaringan).
* Delay yang besar, adanya masalah propagasi radio seperti terhalang, terpantul dan banyak sumber interferensi (kelemahan ini dapat diatasi dengan teknik modulasi, teknik antena diversity, teknik spread spectrum dll).
* Kapasitas jaringan menghadapi keterbatas spektrum (pita frekuensi tidak dapat diperlebar tetapi dapat dimanfaatkan dengan efisien dengan bantuan bermacam-macam teknik seperti spread spectrum/DS-CDMA).
* Keamanan data (kerahasian) kurang terjamin (kelemahan ini dapat diatasi misalnya dengan teknik spread spectrum) [1,7 dan 9].

Teknologi wireless memiliki fleksibelitas, mendukung mobilitas, memiliki teknik frequency reuse, selular dan handover, menawarkan efisiensi dalam waktu (penginstalan) dan biaya (pemeliharaan dan penginstalan ulang di tempat lain), mengurangi pemakaian kabel dan penambahan jumlah pengguna dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.